Publikasi Terbaru
Rancang Bangun Trainer Kendali Forward Reverse Berbasis HMI SCADA
Jingga Anjali
RANCANG BANGUN TRAINER KENDALI FORWARD REVERSE BERBASIS HMI & SCADA Perkembangan teknologi industri menuntut sistem kendali otomatis yang lebih efisien, salah satunya dalam pengendalian motor listrik dengan metode forward- reverse. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun trainer kendali forward-reverse berbasis Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), dan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) sebagai media pembelajaran mahasiswa Teknik Listrik. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan desain, perakitan perangkat keras, dan pengujian sistem. Trainer ini menggunakan PLC Siemens S7-1200 sebagai pusat kendali, HMI Siemens KTP-400 untuk antarmuka pengguna, serta SCADA untuk monitoring dan kontrol jarak jauh. Pengujian menunjukkan bahwa trainer dapat mengendalikan motor tiga fasa dengan baik dalam mode otomatis maupun manual, dengan sistem yang stabil dan responsif. Kata kunci: PLC, HMI, SCADA
PENGARUH PRODUKSI KELAPA SAWIT DAN TENAGA KERJA PADA PENDAPATAN TANAMAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN DENDANG KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
Joko Pangestu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana produksi kelapa sawit dan jumlah tenaga kerja memengaruhi pendapatan petani di Kecamatan Dendang. Produksi kelapa sawit adalah faktor utama yang menentukan pendapatan petani, sedangkan tenaga kerja membantu dalam proses produksi. Namun, belum diketahui apakah keduanya benar-benar berpengaruh terhadap pendapatan petani. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda guna memahami hubungan antara produksi, tenaga kerja, dan pendapatan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kelapa sawit memiliki pengaruh yang besar terhadap pendapatan petani. Semakin banyak hasil panen yang diperoleh, semakin tinggi pendapatan yang diterima. Sebaliknya, jumlah tenaga kerja yang digunakan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan petani. Hal ini berarti bahwa banyaknya tenaga kerja yang bekerja dalam proses produksi tidak secara langsung meningkatkan pendapatan petani. Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan pendapatan petani di Kecamatan Dendang sebaiknya difokuskan pada peningkatan produksi kelapa sawit. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi pertanian yang lebih baik, bibit unggul, serta metode budidaya yang lebih efektif. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan hasil panennya tanpa harus bergantung pada jumlah tenaga kerja yang lebih banyak
Rancang Bangun Sistem Monitoring Sensor Berbasis Mikrokontroler
Jumawel Darusman
Sistem monitoring kualitas air berbasis mikrokontroler dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pemeliharaan kolam ikan hias air tawar. Sistem ini menggunakan Arduino Mega 2560 yang terintegrasi dengan sensor pH, suhu DS18B20, TDS, dan turbidity untuk memantau kualitas air secara real-time. Data dikirimkan ke platform digital untuk pemantauan jarak jauh, memungkinkan tindakan cepat dalam menjaga stabilitas perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah prototyping, meliputi pengumpulan kebutuhan, desain perangkat keras dan lunak, serta pengujian sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi tinggi dengan rata-rata error pengukuran sebesar 3,17% untuk sensor pH, 2,67% untuk sensor TDS, dan 1,35% untuk sensor suhu. Dengan implementasi sistem ini, diharapkan dapat membantu pembudidaya dalam mengurangi resiko kematian ikan akibat perubahan kualitas air yang tidak terdeteksi secara manual serta meningkatkan produktivitas dan keberrlanjutan usaha budidaya ikan hias air tawar. Kata Kunci : Sistem Monitoring, Arduino Mega 2560, Kualitas Air
Sistem kontrol otomatis untuk penyiraman tanaman berbasis IoT
KARMEWE
"SISTEM KONTROL OTOMATIS UNTUK PENYIRAMAN TANAMAN BERBASIS IoT" Sistem Internet of Things (IoT) telah menjadi solusi inovatif dalam berbagai bidang, termasuk pertanian dan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis IoT untuk penyiraman tanaman kelapa sawit, yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian kelembaban tanah secara real-time. Sistem ini dirancang menggunakan sensor kelembaban tanah, sensor suhu DS18B20, dan sensor NPK yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32. Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dikirimkan melalui platform Blynk untuk memungkinkan pemantauan jarak jauh dan otomatisasi penyiraman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat bekerja dengan akurat dan efisien dalam menjaga kelembaban tanah pada ambang batas optimal, sehingga membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan air dan produktivitas perkebunan kelapa sawit. Dengan demikian, sistem ini tidak hanya mampu mengurangi intervensi manual dalam penyiraman, tetapi juga berpotensi menghemat penggunaan air. Kata kunci: penyiraman otomatis, IoT, ESP32.
Rancang bangun work station pada alat peraga electro dan pilot valve hidrolik
Kemas faizal ahda
Work station merupakan fasilitas yang dirancang untuk mendukung pembelajaran sistem hidraulik melalui alat peraga elektro dan pilot valve. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun work station yang dapat digunakan dalam praktik pembelajaran teknik mesin, khususnya dalam memahami prinsip kerja sistem hidraulik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, perancangan desain 2D dan 3D, pembuatan serta pengujian work station. Hasil penelitian menunjukan bahwa work station yang dikembangkan mampu memfasilitasi pemahaman lebih mendalam terhadap kerja elektro dan pilot valve hidraulik. Pengujian membuktikan bahwa work station ini dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran dan pelatihan mahasiswa.
RANCANG BANGUN SISTEM PLTS DI MITRA POKDAKAN PELANGI AQUATIC
KHAIRUL ASRAR
ABSTRAK RANCANG BANGUN SISTEM PLTS DI MITRA POKDAKAN PELANGI AQUATIC Penelitian ini mengembangkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah ketidakstabilan listrik, dan menggantikan listrik pada malam hari, di Mitra Pokdakan Pelangi Aquatic. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan sistem PLTS yang dapat mengoperasikan peralatan penting seperti pompa air dan aerator, serta menghemat biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PLTS ini dapat beroperasi dengan optimal, dengan rata-rata tegangan baterai sebesar 14,06 V dan rata-rata tegangan pengeluaran MPPT sebesar 230 V. Sistem PLTS ini juga dapat menghemat biaya operasional sebesar Rp. 30.702.764,4 per bulan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem PLTS yang dikembangkan dapat menjadi solusi efektif dan efisien dalam mengatasi masalah ketidakstabilan listrik dan menghemat biaya operasional. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa dengan penambahan 2 unit baterai lagi dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan energi dan membuat sistem PLTS lebih stabil dan efisien. Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Stabilitas Listrik, Efisiensi Energi, Penghematan Biaya, Energi Terbarukan, Energi Berkelanjutan