Repository Akademik Politeknik Jambi
Platform penyimpanan dan penyebarluasan karya ilmiah civitas akademika. Terintegrasi dengan Perpusnas melalui protokol OAI-PMH untuk mendukung pertukaran pengetahuan global.
Total Koleksi
386
Akses Terbuka
100%
Publikasi Terbaru
RANCANG BAGUN KIT TRAINER RANGKAIAN KENDALI AND OR MOTOR LISTRIK 3 FASA BERBASIS KENDALI MAGNET
HENDRA WAHYUDHY
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun pemahaman praktis tentang rangkaian kendali And Or dan oprasi motor listrik 3 fasa. degan penekanan pada pegunaaan kontaktor magnetik sebagai komponen utama. kit ini bertujuan untuk menyederhanakan proses pembelajaran dan experimen,memugkinkan penguna untuk merakit dan menguji berbagai konfigurasi rangkaian kendali motor 3 fasa degan aman dan efesien. kit ini di rancang modular,memugkinkan peguna untuk degan mudah menganti dan menambahkan komponen,pengunaan kontaktor magnetik memberikan pegalaman langsung dalam kontrol motor listrik
Optimalisasi Oven Lpg
Herdi Febrianto
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi oven LPG dengan mengimplementasikan kontrol suhu berbasis PID, pemantik otomatis, dan solenoid valve. Pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menjaga suhu lebih stabil, mengurangi konsumsi gas, serta meningkatkan keamanan. Meskipun masih terdapat overshoot dan fluktuasi suhu, optimasi lebih lanjut dapat meningkatkan performa sistem. Kata kunci: Oven LPG, Efisiensi Energi, PID Controller, Pemantik Otomatis, Solenoid Valve.
Uji kinerja Rangkaian daya dan kontrol motor 3 phasa hidup bergantian
Heri Ferdiansyah
ABSTRAK UJI KINERJA RANGKAIAN DAYA DAN KONTROL MOTOR 3 PHASA HIDUP BERGANTIAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja rangkaian daya dan kontrol motor 3 phasa dengan metode hidup bergantian. Motor 3 phasa sering digunakan dalam berbagai aplikasi industri karena efisiensi dan kemampuannya dalam menggerakkan beban berat secara kontiniu. Pada sistem ini, kontrol hidup bergantian (alternating phase) diterapkan untuk mengoptimalkan distribusi beban pada setiap fasa motor, sehingga mengurangi risiko gangguan dan meningkatkan efisiensi operasional. Setelah dilakukan pengujian tegangan dan arus saat motor bergantian dan bekerja didapat data tegangan R-S = 384 V, R-T = 383 V T-S = 384 V dengan Besar Arus masing 10.1 A motor 1 dan 10.1 A untuk motor 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode hidup bergantian, motor dapat beroperasi secara lebih stabil dengan konsumsi daya yang lebih efisien, dan durabilitas motor meningkat karena distribusi beban yang lebih merata. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem kontrol motor 3 phasa, khususnya dalam aplikasi industri yang membutuhkan kestabilan dan efisiensi energi. Kata Kunci :hidup bergantian, Instalasi Listrik Industri, Motor Listrik
OPTIMALISASI PENGGERAK ROLL PENGURAI MESIN COCO BRISTLE SEMI OTOMATIS
Heru Irawan
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kelapa dengan pemanfaatan serabut kelapa untuk berbagai produk, salah satunya coco bristle. Penelitian ini membahas optimalisasi dan evaluasi roll mesin pengurai sabut kelapa menggunakan batang kelapa sebagai bahan utama. Tahapan awal pembuatan roll diawali dengan proses pembubutan, di mana batang kelapa dikurangi diameternya dari 300 mm menjadi 220 mm untuk mendapatkan ukuran yang sesuai. Kedua roll berputar berlawanan arah untuk mengoptimalkan proses penguraian sabut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa vibrasi mesin yang sebelumnya tinggi berhasil dikurangi, meningkatkan stabilitas dan efisiensi kerja. Selain itu, kehalusan sabut yang dihasilkan cukup baik, namun masih ditemukan bagian tengah sabut yang belum terurai sepenuhnya. Dengan penggunaan batang kelapa sebagai bahan utama roll, peletakan pisau pengurai menjadi lebih mudah dan efisien. Kesimpulannya, rancangan ulang roll mesin pengurai sabut kelapa ini telah menunjukkan peningkatan performa, namun masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut untuk memastikan seluruh bagian sabut terurai dengan optimal.
Rancang Bangun Alat Pelubang Tanah Pembibitan Sawit
Hotland Christian Sianipar
RANCANG BANGUN ALAT PELUBANG TANAH PEMBIBITAN SAWIT Ada berbagai cara metode pelubangan tanah polybag pembibitan sawit antara lain dengan cara melubangi tanah polybag dengan menggunakan paralon dan melubangi dengan benda yang kasar. Sehingga dibutuhkan suatu alat yang dapat membantu dalam proses pelubangan tanah polybag pembibitan sawit agar lebih hemat waktu dan tenaga. Oleh karena itu, perlu cara pelubangan tanah polybag yang efektif dan efisien. Tujuan dari laporan ini membuat tentang rancang bangun alat pelubang tanah polybag pembibitan sawit dengan hasil rancangan alat pelubang tanah pembibitan sawit yang dibuat adalah tinggi 70 cm diameter tabung pelubang 10 cm dan tinggi tabung pelubang 20 cm. Pada saat pengujian yang dilakukan dengan alat pelubang tanah polybag pembibitan sawit dapat dinilai lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan alat tersebut karena dapat mempermudah proses pelubangan tanah, dengan hasil pengujian menghasilkan diameter lubang 10 cm dan kedalaman lubang 15 cm, dengan kualitas lubang yang sempurna dapat menghemat waktu serta tenaga dan dapat membuat posisi kerja pelubangan lebih leluasa. Kata Kunci : Alat, Pelubang, Sawit
RANCANG BANGUN PENGISIAN DAN PENGOSONGAN AIR KOLAM BERBASIS PLC DI MITRA POKDAKAN PELANGI AQUATIC
IBNU ABBAS
Sistem otomatisasi dalam budaya perikanan sangan diperlukan untuk meningkatan efisiensi dan menjaga kualitas air kolam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pengisian dan pengosongan air kolam berbasis Programmable Logic Controller (PLC) di Mitra Pokdakan Pelangi Aquatic. Sistem ini dirancang agar mampu bekerja secara otomatis dengan mendeteksi parameter kualitas air menggunakan sensor yang terintegrasi dengan PLC. Ketika kualitas air mencapai ambang batas tertentu, sistem akan mengaktifkan pompa untuk mengisi atau mengosongkan air secara otomatis. Pengujian menunjukan bahwa ini mampu beroperasi dengan efisien, menghasilkan debit air sekitar 1, 15m? dalam 15 menit, serta mengurangi keterlibatan manual dalam pengolahan air kolam. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional dan mendukung berkelanjutan budidaya ikan.