Repository Akademik Politeknik Jambi
Platform penyimpanan dan penyebarluasan karya ilmiah civitas akademika. Terintegrasi dengan Perpusnas melalui protokol OAI-PMH untuk mendukung pertukaran pengetahuan global.
Total Koleksi
386
Akses Terbuka
100%
Publikasi Terbaru
PEMROGRAMAN MESIN PNUEMATIC FILLING OTOMATIS BERBASIS PLC
Muhammad Farhan
Pneumatic filling otomatis merupakan suatu alat yang berfungsi untuk pengisian cairan. Alat filling yang penulis buat dapat bekerja secara manual dan juga otomatis. Alat ini dikontrol menggunakan PLC (Programmable Logic Control) tipe Siemens dan menggunakan HMI (Human User Interface) tipe Ls. Alat ini di desain dengan sedemikian rupa agar lebih efektif dan efisien. Prinsip kerja dari alat filling ini yaitu memanfaatkan udara bertekanan dari kompresor untuk mensupplay pneumatic untuk menggerakkan actuator. Selain itu pneumatic filling ini dilengkapi dengan alat conveyor belt yang berfungsi sebagai alat pemindah botol otomatis yang dilengkapi sensor pendeteksi botol penampung. Dari pengujian yang didapat bahwa hasil volume yang didapatkan yaitu 250 mililiter dengan numeric input 5000 pada tekanan 0.5 Mpa.
SISTEM KENDALI SUHU PADA PETERNAK PUYUH BERBASIS PLC
Raja Khatibul Anbia
SISTEM KENDALI SUHU PADA PETERNAK PUYUH BERBASIS PLC - Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem kendali suhu kandang puyuh berbasis Programmable Logic Controller (PLC) untuk menjaga kestabilan suhu sesuai kebutuhan anakan puyuh. Sistem menggunakan PLC FX3U sebagai pengendali utama, lampu pijar sebagai pemanas, dan kipas sebagai pendingin. Pengaturan dan pemantauan suhu dilakukan melalui HMI sehingga pengguna dapat melihat kondisi suhu serta mengatur setpoint secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan suhu di sekitar 34?C secara stabil pada anakan puyuh. Selain itu, sistem dilengkapi backup baterai yang mampu bertahan selama 1 jam sesuai dengan hasil pengujian yang telah dilakukan, memungkinkan alat tetap beroperasi selama pemadaman listrik. Secara keseluruhan, sistem kendali suhu berbasis PLC ini efektif, stabil, dan lebih efisien dibandingkan metode pengendalian manual.
Upgrade mekanisme pisau pengupas buah pinang pada prototype mesin pengupas buah pinang bulat basah
Muhammad ichsan
ABSTRAK UPGRADE MEKANISME MATA PISAU PENGUPAS PADA PROTOTYPE MESIN PENGUPAS BUAH PINANG BULAT BASAH Proyek akhir ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil pengupasan buah pinang, sehingga dilakukan upgrade pada mekanisme pisau mesin pengupas buah pinang tersebut yang sebelumnya menggunakan mata pisau parut menjadi mata pisau setengah lingkaran bergerigi dan ditambahkan besi nako setiap sela sela mata pisau dengan cara dilas untuk menyesuaikan ketinggian mata pisau. Hasil uji coba setelah dilakukan upgrade pada mekanisme pisau pengupas buah pinang, diperoleh persentase pengujian yang pertama menggunakan 5 buah pinang bulat basah dengan persentase 80 % terkupas sempurna, pengujian kedua menggunakan 10 buah pinang bulat basah dengan persentase 70 % terkupas sempurna dan pengujian ketiga menggunakan 15 buah pinang bulat dengan persentase 80 % terkupas sempurna. Kata Kunci: Buah Pinang, Mesin Pengupas Buah Pinang, Mata Pisau.
PEMBUATAN JOBSHEET PERAWATAN MESIN PENCACAH PELEPAH SAWIT
REZA USWIN
PEMBUATAN JOBSHEET PERAWATAN MESIN PENCACAH PELEPAH SAWIT Mesin pencacah pelepah sawit digunakan untuk meningkatkan nilai guna limbah biomassa, namun kinerjanya dapat menurun akibat belum adanya perawatan terjadwal dan sistematis. Proyek akhir ini bertujuan menyusun jobsheet perawatan sebagai panduan teknis guna mendukung perawatan preventif yang efektif dan sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode meliputi studi literatur, observasi kondisi mesin, identifikasi kebutuhan perawatan, penyusunan jobsheet, serta penerapan pada komponen utama. Hasil menunjukkan bahwa perawatan berkala pada sistem transmisi, pisau pencacah, poros, bearing, dan rangka mampu meningkatkan keandalan serta kestabilan kinerja mesin dan memperpanjang umur pakai. Jobsheet yang disusun memberikan panduan kerja yang sistematis sehingga perawatan dapat dilaksanakan secara konsisten, aman, dan sesuai prosedur teknis, serta meningkatkan efisiensi operasional dan menekan risiko kerusakan.
Perancangan SCADA pneumatic filling semi otomatis
Muhammad Izhar
Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Kontrol dan Akuisisi Data (SCADA) untuk aplikasi pengisian pneumatik secara otomatis. SCADA merupakan sistem yang memungkinkan pemantauan dan kontrol yang efisien terhadap proses industri. Dalam konteks ini, fokus utama adalah pada pengisian pneumatik, Rancangan SCADA ini mencakup serta kontrol otomatis untuk mengatur aliran dan volume pengisian. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keamanan proses pengisian, sambil memberikan akses real-time kepada operator melalui antarmuka pengguna SCADA. Metodologi penelitian melibatkan analisis kebutuhan sistem, pemilihan sensor yang sesuai, pengembangan logika kontrol otomatis, dan implementasi antarmuka pengguna SCADA. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas dalam operasi pengisian pneumatik secara otomatis, serta memberikan kemudahan pengawasan dan kontrol bagi operator melalui SCADA.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING PENYIRAMAN BIBIT SAWIT BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC)
RIDHO AKBAR
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING PENYIRAMAN BIBIT SAWIT BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring penyiraman bibit kelapa sawit berbasis Programmable Logic Controller (PLC). Sistem ini dikembangkan untuk mengatasi permasalahan penyiraman manual yang kurang efektif, tidak teratur, dan sangat bergantung pada tenaga manusia. PLC Omron CP1E-30DRA digunakan sebagai pengendali utama yang mengatur kerja pompa air secara otomatis dan terjadwal dengan bantuan Timer Theben. Sistem dilengkapi dengan komponen pengaman seperti RCBO, MCB, dan Kontaktor untuk meningkatkan keamanan dan keandalan operasi. Proses perancangan meliputi pembuatan panel kontrol, pemogram PLC, pemasangan instalasi penyiraman, serta pengujian sistem di area pembibitan kelapa sawit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik sesuai jadwal yang ditentukan dan dapat meningkatkan efisiensi penyiraman. Dengan adanya sistem ini, proses penyiraman bibit kelapa sawit menjadi lebih terkontrol, efisien, dan konsisten.