Repository Akademik Politeknik Jambi

Platform penyimpanan dan penyebarluasan karya ilmiah civitas akademika. Terintegrasi dengan Perpusnas melalui protokol OAI-PMH untuk mendukung pertukaran pengetahuan global.

Total Koleksi

386

Akses Terbuka

100%

Publikasi Terbaru

Menampilkan 6 dari 386 dokumen
LAPORAN PROYEK AKHIR - - 0000-00-00

RANCANG BANGUN SISTEM PLTS SEBAGAI SUPPLY KENDALI MESIN PERTANIAN

M.Arsyad Al Fikri

Para petani yang kesulitan menggunakan alat kendali pertanian yang masih memakai sumber dari PLN. Untuk menyelesaikan masalah ini, dibuatkanlah PLTS Portable yang bisa dibawa kemana saja. Metode ini memiliki banyak tahap, mulai dari mempersiapkan alat dan bahan, membuat rangka box panel, mengukur titik pasang komponen, memasang perkabelan antar komponen, dan pengujian. Hasil yang telah didapatkan dari PLTS Portable ini berhasil membuat Kendali Pertanian Power Supply yang bisa di bawa kemana saja. Berdasarkan perancangan dan pengujian yang telah dilalukan, PLTS Portable ini dapat tahan terhadap air dan dapat dibawa kemana saja. Untuk bobot pada PLTS Portable ini perlu di ringankan dan untuk kapasitas pada PLTS Portable ini perlu di besarkan kapasitas aki dengan bobot yang lebih ringan.

LAPORAN PROYEK AKHIR TEKNIK MESIN - 0000-00-00

RANCANG BANGUN MESIN PELET IKAN APUNG

Muhammad Fikri Andriansyah

ABSTRAK RANCANG BANGUN MESIN PELET IKAN APUNG Proyek akhir ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin pelet ikan apung dengan mekanisme screw press yang sederhana, efisien, dan mudah dioperasikan oleh pelaku usaha skala kecil hingga menengah. Mesin yang dirancang memiliki dimensi panjang 1500 mm, lebar 640 mm, dan tinggi 1000 mm. Sistem penggerak menggunakan motor bensin berdaya 7,5 HP yang dihubungkan dengan mekanisme transmisi untuk memutar screw press sebagai alat pencetak pelet. Proses kerja mesin meliputi pemasukan bahan baku, pemadatan dan pencetakan adonan, serta pengeluaran pelet dalam bentuk apung. Berdasarkan hasil pengujian kinerja operasional, mesin ini mampu menghasilkan pelet ikan apung dengan kapasitas produksi rata-rata sebesar 30 kg/jam. Hasil perancangan menunjukkan bahwa mesin pelet ikan apung ini dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan perancangan dan berpotensi digunakan sebagai alternatif teknologi tepat guna untuk mendukung kemandirian pakan pada sektor budidaya perikanan.

LAPORAN PROYEK AKHIR - - 0000-00-00

Analisa Dan Uji Coba Alat Mesin Pengupas Kulit Kentang

M.Dimas Sap Johan

ANALISA DAN UJI COBA KINERJA ALAT MESIN PENGUPAS KULIT KENTANG Secara tradisonal ada berbagai cara metode pengupasan kentang antara lain dengan cara mengupas menggunakan pisau dan mengupas kulit kentang dengan benda yang kasar. Sehingga dibutuhkan suatu atau mesin yang dapat membantu dalam proses pengupasan kentang agar lebih hemat waktu dan tenaga. Oleh karena itu, perlu cara pengupasan yang efektif dan efisien. Pada perancangan mesin pengupas kulit kentang ini perhitungannya didasarkan pada kapasitas mesin sehingga kualitas proses produksi tetap terjaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu proses produksi industri rumahan, maka di lakukan penelitian dengan pengujian 50 kg kentang dalam waktu 40 menit dengan metode gaya gesek menggunakan sikat plastik sehingga menghasilkan produksi kentang yang higienis dan maksimal dari segi tingkat kebersihannya. Kapasitas mesin ini mampu mengupas 1 kg kentang/20 detik dan menampung maksimal 3kg kentang/60 detik dengan menggunakan diameter pulley penggerak 3 inch, diameter pulley yang di gerakan 3 inch dengan menggunakan dinamo motor listrik 1 Hp 1400 rpm dan membutuhkan power 750 watt dan daya tarik listrik 30 kwh dapat melakukan pengupasan kentang sebanyak 50 kg/ 40 menit. Kata kunci : Mesin Pengupas Kentang, Kentang, Motor Listrik

LAPORAN PROYEK AKHIR TEKNIK ELEKTRONIKA - 0000-00-00

Optimalisasi Alat Peraga Kontrol Elektro Hidrolik

Muhammad Rizky Alfarizi

OPTIMALISASI ALAT PERAGA KONTROL ELEKTRO HIDROLIK- Proyek Akhir ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi pada Alat Peraga Kontrol Elektro-Hidrolik agar dapat berfungsi secara maksimal sebagai media pembelajaran sistem otomasi industri di Program Studi DIII Teknik Elektronika Politeknik Jambi. Permasalahan utama yang ditemukan adalah mode otomatis belum dapat beroperasi dengan baik akibat keterbatasan suplai arus dan ketidakstabilan rangkaian pendukung sensor. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis sistem, perancangan ulang rangkaian kontrol, penggantian dan penambahan komponen, perakitan, serta pengujian mode manual dan otomatis. Optimalisasi dilakukan dengan menambahkan sensor Proximity LJ12A3-4-Z/DX dan Photoelectric E18- D80NK serta perbaikan sistem catu daya dan wiring kontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mode manual dapat mengendalikan aktuator dan motor orbit secara stabil melalui Push Button dan Joystick, sedangkan mode otomatis dapat bekerja lebih optimal dengan sistem penguncian relay berbasis sensor. Dengan demikian, alat peraga yang telah dioptimalisasi mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam memahami perbedaan sistem kontrol manual dan otomatis pada sistem elektro-hidrolik.

LAPORAN PROYEK AKHIR - - 0000-00-00

MODIFIKASI SISTEM PENGEREMAN SEPEDA MOTOR LISTRIK

M.saddam alhusen

Rem adalah sistem yang digunakan untuk mengendalikan, memperlambat dan menghentikan putaran roda. Kegagalan pada sistem pengereman memiliki dampak yang sangat fatal bagi pengemudi maupun pengendara lainnya. fungsi sistem rem kendaraan maka perlu dilakukan penelitian mendalam tentang daya pengereman yang dibutuhkan agar sistem rem dapat bekerja sempurna dan berhenti sesuai standar jarak pengereman. Kata kunci : sepeda motor listrik, sistem,jarak pengereman.

LAPORAN PROYEK AKHIR TEKNIK MESIN - 0000-00-00

OPTIMALISASI SISTEM KELISTRIKAN DAN SISTEM PEMBAKARAN PADA MESIN CULTIVATOR

MUHAMMAD RIZKY KURNIAWAN

Mesin cultivator memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi pengolahan lahan pertanian, namun di lapangan masih ditemukan berbagai permasalahan yang menyebabkan penurunan kinerja mesin. Gangguan yang terjadi meliputi kebocoran kompresi akibat klep yang tidak menutup sempurna, keausan rumah pelor, sistem starter yang tidak stabil, percikan busi yang lemah, serta karburator yang kotor sehingga proses pembakaran tidak optimal. Selain itu, penggunaan sistem starter manual (recoil) dinilai kurang efisien dan kurang praktis bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem kelistrikan dan sistem pembakaran pada mesin cultivator agar lebih mudah dihidupkan, stabil, dan andal dalam pengoperasian. Optimalisasi dilakukan melalui penggantian dan penyetelan klep untuk mengembalikan kompresi, perbaikan atau penggantian rumah pelor, perbaikan sistem pengapian dan karburator, serta modifikasi sistem penghidupan dari manual menjadi starter elektrik yang dilengkapi baterai, motor starter, relay, dan sistem pengisian. Hasil optimalisasi menunjukkan peningkatan kemudahan proses starting, kestabilan pembakaran, dan keandalan kerja mesin sehingga mendukung efisiensi operasional dalam pengolahan lahan.

Showing 151 to 156 of 386 results